Gresik (2/8/2025) — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) yang tergabung dalam kelompok KKN 30 menghadirkan inovasi menarik guna membantu siswa memahami pelajaran Matematika di UPT SD Negeri 47 Gresik, Desa Suci, Kecamatan Manyar.
Mengusung tema “Solusi Alternatif Pembuatan Media Pembelajaran untuk Mempermudah Pemahaman Konsep Siswa”, kegiatan ini diawali pada Jumat (19/7/2025) melalui pertemuan bersama pihak sekolah. Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa memaparkan rencana program kerja yang akan dijalankan selama masa KKN, dengan pendampingan dari Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Evi Usrotul Khasanah, S.Pd.I.
Sebagai tindak lanjut, pada Senin (21/7/2025) mahasiswa melakukan asesmen awal untuk memetakan kebutuhan pembelajaran di kelas. Mereka mengamati proses belajar mengajar, berdialog dengan guru, dan berbincang bersama siswa. Dari hasil pengamatan, ditemukan bahwa materi sudut dalam pelajaran Matematika menjadi salah satu topik yang cukup sulit dipahami oleh siswa.
Berangkat dari temuan tersebut, mahasiswa KKN 30 kemudian mengembangkan media pembelajaran berupa puzzle interaktif. Media ini dirancang agar siswa dapat belajar secara menyenangkan dengan cara menyusun potongan puzzle untuk mengenali berbagai jenis sudut seperti sudut lancip, siku-siku, dan tumpul.
Puncak kegiatan dilaksanakan pada Sabtu (2/8/2025) dan dihadiri oleh Kepala Sekolah, guru, serta siswa kelas 3 dan 4. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa mempresentasikan hasil inovasi mereka sekaligus mengajak siswa mencoba secara langsung media pembelajaran yang dibuat. Suasana kelas pun menjadi lebih hidup — penuh antusiasme dan tawa, namun tetap sarat dengan makna pembelajaran.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Evi Usrotul Khasanah, S.Pd.I, menyampaikan apresiasi atas kreativitas mahasiswa KKN. “Kegiatan ini memberikan inspirasi bagi para guru untuk menciptakan media pembelajaran yang sederhana, murah, namun tetap efektif digunakan di kelas,” tuturnya.
Antusiasme siswa terlihat jelas saat mereka mencoba puzzle interaktif tersebut. Para guru pun menunjukkan minat untuk mengembangkan lebih banyak media pembelajaran sejenis agar proses belajar mengajar menjadi lebih menarik dan variatif. Diharapkan, inovasi ini dapat mendorong semangat guru dalam menghadirkan pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan bagi siswa.
Selain memberikan manfaat bagi siswa dan guru, kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa KKN. Mereka tidak hanya belajar menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga berkesempatan berkontribusi langsung dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar. Melalui kolaborasi antara kampus dan sekolah, mahasiswa PGSD UMG membuktikan bahwa upaya mewujudkan pendidikan yang bermutu dapat dimulai dari langkah kecil yang penuh kepedulian.